<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sekulerisme itu perlu</title>
	<atom:link href="http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/</link>
	<description>Mencerahkan dan mencerdaskan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2009 02:33:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Fakhri</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-536</link>
		<dc:creator>Fakhri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 03:29:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-536</guid>
		<description>Sepertinya perbedaan cara pandang dari komentar teman-teman di atas yang menyebakan prejudice terhadap satu sama lain. Kalau menurut saya istilah sekularisme sendiri diartikan secara berbeda-beda karena cara pandangnya yang berbeda-beda pula.

Saya hanya mau menggaris-bawahi bahwa tidak ada satu segi kehidupan pun di dunia ini yang terlepas dari campur tangan Illahi. Hanya seringnya manusia lupa akan hakikat Penciptanya dan merasa pantas meng-klaim karyanya sebagai suatu hal yang tanpa ridho Allah bisa terwujud.

Islam artinya berserah diri. Berserah diri kepada Allah Sang Maha Pencipta. Kebebasan berpikir dan berkarya dengan menggunakan akal adalah priviledge yang diberikan Allah kepada manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna.

Yang membatasi kebebasan berpikir dan berkarya itu adalah manusia itu sendiri. Karena kekurangan dan kebodohannya manusia menganggap dirinya lebih hebat dari yang lain dan merasa berhak menentukan apa yang boleh dan mana yang tidak dilakukan oleh manusia yang lain.

Berkaryalah sebebas mungkin dan jangan pernah merasa terbebani oleh istilah syari&#039;ah, sekularisme atau lain-lain yang menyebabkan sempitnya pandangan kita dalam melihat berbagai permasalahan dunia. Luruskankan niat kita di jalan Allah, sebagai kalifah-Nya di muka bumi ini. Selamat berkarya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya perbedaan cara pandang dari komentar teman-teman di atas yang menyebakan prejudice terhadap satu sama lain. Kalau menurut saya istilah sekularisme sendiri diartikan secara berbeda-beda karena cara pandangnya yang berbeda-beda pula.</p>
<p>Saya hanya mau menggaris-bawahi bahwa tidak ada satu segi kehidupan pun di dunia ini yang terlepas dari campur tangan Illahi. Hanya seringnya manusia lupa akan hakikat Penciptanya dan merasa pantas meng-klaim karyanya sebagai suatu hal yang tanpa ridho Allah bisa terwujud.</p>
<p>Islam artinya berserah diri. Berserah diri kepada Allah Sang Maha Pencipta. Kebebasan berpikir dan berkarya dengan menggunakan akal adalah priviledge yang diberikan Allah kepada manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna.</p>
<p>Yang membatasi kebebasan berpikir dan berkarya itu adalah manusia itu sendiri. Karena kekurangan dan kebodohannya manusia menganggap dirinya lebih hebat dari yang lain dan merasa berhak menentukan apa yang boleh dan mana yang tidak dilakukan oleh manusia yang lain.</p>
<p>Berkaryalah sebebas mungkin dan jangan pernah merasa terbebani oleh istilah syari&#8217;ah, sekularisme atau lain-lain yang menyebabkan sempitnya pandangan kita dalam melihat berbagai permasalahan dunia. Luruskankan niat kita di jalan Allah, sebagai kalifah-Nya di muka bumi ini. Selamat berkarya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nia</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-525</link>
		<dc:creator>nia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 06:52:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-525</guid>
		<description>Wah,wah,klo menurut saya ga nyambung mas...Sang pencipta saya memerintahkan agar menuntut ilmu supaya lebih mengenalNya,,,,Allah tidak bisa dilihat tapi kita dapat melihatnya dari apa yang Dia ciptakan, seperti halnya langit, bumi dan planet2 lainnya di jagat raya. bumi berputar pada porosnya, semua sistem yang ada di jagatraya baik rotasi bumi mengelilingi matahari itu siapa yang menciptakan sistemnya? apakah manusia? apakah materi itu tiba2 ada? seperti halnya komputer yang canggih, siapa yang merancang sistemnya? manusia jawabannya, bukan komputer itu tiba2 ada bukan mas mulut? sehingga Allah menyuruh umat manusia untuk menuntut ilmu supaya mereka tidak sombong. jika sekulerisme itu anda terapkan pada diri anda, berarti anda sudah sombong, karena anda mengatur hidup anda sendiri berarti anda merasa anda menciptakan diri anda sendiri. Karena sang pencipta menciptakan segalanya berarti membuat aturan untuk diikuti oleh ciptaannya termasuk anda. Allah menciptakan manusia plus aturannya yang Dia wahyukan kepada Rosulullah Muhammad, bagaimana cara berdagang, berpolitik, dll. bukan hanya ibadah saja. klo sekuler berarti memisahkan kehidupan dari sang pencipta, seolah-olah kita memisahkan diri sesuai dengan kehendak kita jika dalam kehidupan seperti halnya menetapkan aturan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah,wah,klo menurut saya ga nyambung mas&#8230;Sang pencipta saya memerintahkan agar menuntut ilmu supaya lebih mengenalNya,,,,Allah tidak bisa dilihat tapi kita dapat melihatnya dari apa yang Dia ciptakan, seperti halnya langit, bumi dan planet2 lainnya di jagat raya. bumi berputar pada porosnya, semua sistem yang ada di jagatraya baik rotasi bumi mengelilingi matahari itu siapa yang menciptakan sistemnya? apakah manusia? apakah materi itu tiba2 ada? seperti halnya komputer yang canggih, siapa yang merancang sistemnya? manusia jawabannya, bukan komputer itu tiba2 ada bukan mas mulut? sehingga Allah menyuruh umat manusia untuk menuntut ilmu supaya mereka tidak sombong. jika sekulerisme itu anda terapkan pada diri anda, berarti anda sudah sombong, karena anda mengatur hidup anda sendiri berarti anda merasa anda menciptakan diri anda sendiri. Karena sang pencipta menciptakan segalanya berarti membuat aturan untuk diikuti oleh ciptaannya termasuk anda. Allah menciptakan manusia plus aturannya yang Dia wahyukan kepada Rosulullah Muhammad, bagaimana cara berdagang, berpolitik, dll. bukan hanya ibadah saja. klo sekuler berarti memisahkan kehidupan dari sang pencipta, seolah-olah kita memisahkan diri sesuai dengan kehendak kita jika dalam kehidupan seperti halnya menetapkan aturan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Liang Tay Baw</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-517</link>
		<dc:creator>Liang Tay Baw</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 06:27:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-517</guid>
		<description>Betul yang dikatakan Andi Reza AY, umat manusia ketika dipimpin oleh Isa A.S dan Imam Mahdi nanti (zaman yang akan datang), Ideologi &amp; semua sistem kegidupan di negara-negara di dunia akan berlandaskan Syariat Islam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad S.A.W.  Pada saat itulah dunia dalam masa kejayaan dan keemasan (orang Jawa bilang Zaman Ratu Adil).

Salah satu contoh akan kebenaran Syariat Islam adalah : negara yang berlandaskan Syariat Islam tidak akan mengalami &quot;Krisis Ekonomi&quot;, karena sistem perputaran roda ekonominya memang benar-benar bebas dari riba dan dosa, serta berada di jalan Allah SWT.  Contohnya adalah negara Iran (setelah Syah Iran dilengserkan), biar negara itu diembargo habis-habisan oleh negara-negara kafir yang kaya, tapi apakah Iran pernah mengalami &quot;Krisis Ekonomi&quot;?.  Kenyataanya malah negara-negara kafir kaya tersebut yang mengalami krisis eknomi tersebut.

Profesor-profesor ekonomi dari bangsa kafir sendiri sebenarnya menyadari, bahwa sistem perekonomian semua negara di dunia ini sebenarnya yang terbaik adalah berlandaskan Syariat Islam, namun mereka enggan mengatakannya kepada publik, karena mereka masih punya kepentingan pribadi (dengan cara haram) yang akan menyenangkan dan menguntungkan meraka, walaupun pada akhirnya mereka itu akan menderita juga di akhir hayatnya.

Ajaran Islam mengatur semua aspek kehidupan manusia, mulai dari manusia dengan manusia, manusia dengan Allah, manusia dengan satwa, tumbuhan,  dan lingkungannya, hukum pidana, hukum, perdata, hukum tata negara dan pemerintahan, perpajakan, ekonomi, perdagagan, perbankan, taktik berperang, perkawinan, perceraian, hukum bagi waris, kesehatan, dan masih banyak lagi.

Agama lain...? paling-paling cuma mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja.  Kitab mereka tidak ada yang mengatur masalah hukum pidana, hukum, perdata, hukum tata negara dan pemerintahan, perpajakan, ekonomi, perdagagan, perbankan, taktik berperang, perkawinan, perceraian, hukum bagi waris, dll.  Karena itu mereka tidak mau mencampur adukan masalah agama mereka dengan masalah keduniawian meraka.  Karena apa..? karena mereka ingin bersenang-senang dengan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.

Kalau ada umat Islam (atau yang mengaku Islam) tetapi tidak menyetujui Syariat Islam, mereka itulah orang-orang yang tidak/belum mengerti dan mendalam apa Islam itu sebenarnya (mereka hanya tahu Islam sebagian atau secuil saja).  Maka tidaklah heran kalau mereka begitu mudanya dibodohi dengan teori-teori orang kafir yang pada akhirnya akan menyesatkan mereka semua.

So.......! Be the Real Moeslem, don&#039;t be a meoslem baut knows nothing about Islam dude....!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul yang dikatakan Andi Reza AY, umat manusia ketika dipimpin oleh Isa A.S dan Imam Mahdi nanti (zaman yang akan datang), Ideologi &amp; semua sistem kegidupan di negara-negara di dunia akan berlandaskan Syariat Islam seperti yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad S.A.W.  Pada saat itulah dunia dalam masa kejayaan dan keemasan (orang Jawa bilang Zaman Ratu Adil).</p>
<p>Salah satu contoh akan kebenaran Syariat Islam adalah : negara yang berlandaskan Syariat Islam tidak akan mengalami &#8220;Krisis Ekonomi&#8221;, karena sistem perputaran roda ekonominya memang benar-benar bebas dari riba dan dosa, serta berada di jalan Allah SWT.  Contohnya adalah negara Iran (setelah Syah Iran dilengserkan), biar negara itu diembargo habis-habisan oleh negara-negara kafir yang kaya, tapi apakah Iran pernah mengalami &#8220;Krisis Ekonomi&#8221;?.  Kenyataanya malah negara-negara kafir kaya tersebut yang mengalami krisis eknomi tersebut.</p>
<p>Profesor-profesor ekonomi dari bangsa kafir sendiri sebenarnya menyadari, bahwa sistem perekonomian semua negara di dunia ini sebenarnya yang terbaik adalah berlandaskan Syariat Islam, namun mereka enggan mengatakannya kepada publik, karena mereka masih punya kepentingan pribadi (dengan cara haram) yang akan menyenangkan dan menguntungkan meraka, walaupun pada akhirnya mereka itu akan menderita juga di akhir hayatnya.</p>
<p>Ajaran Islam mengatur semua aspek kehidupan manusia, mulai dari manusia dengan manusia, manusia dengan Allah, manusia dengan satwa, tumbuhan,  dan lingkungannya, hukum pidana, hukum, perdata, hukum tata negara dan pemerintahan, perpajakan, ekonomi, perdagagan, perbankan, taktik berperang, perkawinan, perceraian, hukum bagi waris, kesehatan, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Agama lain&#8230;? paling-paling cuma mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja.  Kitab mereka tidak ada yang mengatur masalah hukum pidana, hukum, perdata, hukum tata negara dan pemerintahan, perpajakan, ekonomi, perdagagan, perbankan, taktik berperang, perkawinan, perceraian, hukum bagi waris, dll.  Karena itu mereka tidak mau mencampur adukan masalah agama mereka dengan masalah keduniawian meraka.  Karena apa..? karena mereka ingin bersenang-senang dengan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.</p>
<p>Kalau ada umat Islam (atau yang mengaku Islam) tetapi tidak menyetujui Syariat Islam, mereka itulah orang-orang yang tidak/belum mengerti dan mendalam apa Islam itu sebenarnya (mereka hanya tahu Islam sebagian atau secuil saja).  Maka tidaklah heran kalau mereka begitu mudanya dibodohi dengan teori-teori orang kafir yang pada akhirnya akan menyesatkan mereka semua.</p>
<p>So&#8230;&#8230;.! Be the Real Moeslem, don&#8217;t be a meoslem baut knows nothing about Islam dude&#8230;.!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Andi Reza Arezky Yusuf</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-514</link>
		<dc:creator>Andi Reza Arezky Yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Apr 2009 09:22:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-514</guid>
		<description>SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAAILAHAILLALLAH WALLAHUAKBAR!!!

Mas mulut yang saya hormati, berhati2lah dalam menyebarkan opini, Rasulullah pernah bersabda jagalah ketiga anggota tubuhmu yang utama dari  api neraka, mereka itu adalah mata, telinga, dan MULUT...

Saya setuju dengan pendapat2 komentator yang terakhir, sekularisme hanya akan mengokohkan orang semakin cinta dunia dan takut akan kematian.

Kalo boleh berpendapat, mas ini, dalam ilmu ekonomi, terkena Composition Fallacy (Kegagalan karena hanya paham setengah2), saya sarankan lebih banyak membaca ya mass jangan hanya baru paham satu sumber langsung memberikan pendapat... Karena di jaman SEBELUM SEKULERISME ini ada, banyak alim ulama Islam menciptakan hal2 yang jauh lebih luar biasa, contohnya ALJABAR. Ilmu ini, mungkin kalo belum ada, si sekuler2 yang mas banggakan itu belum bisa nyiptain komputer, hape, apalagi tivi yang ada acara bolanya...Kebetulan saja mereka menciptakan dari yang sudah ada dasarnya dan dilakukan pada jaman Sekularisme ini.

Mungkin satu lagi contoh, ada cendikiawan Indonesia yang menemukan bahwa umur alam semesta ini tiga kali lebih tua deri umur bumi. Ia dapatkan itu dari ALQURAN. Kebetulan setelah mencari2 informasi lebih lanjut, para astronom barat (yang sekuler itu) baru2 ini melakukan penelitian yang sudah puluhan tahun lamanya dan menyatakan bahwa alam semesta ini umurnya 3 kali lebih tua daripada bumi. Wah, sama??? Itu sudah ratusan tahun lamanya diungkap dalam ALQURAN. Canggih mana???

Yahudi itu identik dengan SEKULARISME, LIBERALISME, KAPITALISME, dan DEMOKRASI. Sekularisme yang mas anggap perlu itu sama sekali gak perlu... (Bukannya mau mendiskreditkan Yahudi, tapi memang merekalah yang menggagas itu dan bahkan mendirikan JIL di Indonesia...)

Coba lihat AA Gym, ia TIDAK menggunakan prinsip2 sekuler, perusahaannya ada 19!!!  Bahkan pernah, ia tidak punya modal apa2 malah dapat untung dengan menerapkan bisnis yang &#039;Beragama&#039;. Masih banyak orang2 sukses yang menerapkan nilai2 agama dalam segala aspek kehidupannya.

Contohnya lagi Rasulullah, beliau TIDAK pernah menerapkan sekularisme, namun pengaruh kekuasaannya terasa ke seluruh jazirah Arab dalam jangka waktu +/- 25 tahun kenabiannya TANPA menggunakan cara2 sekularis. Bandingkan dengan penjajah seperti Amerika atau Belanda-lah yang pernah ngejajah kita, mereka memang dapat menguasai Indonesia dengan caara2 sekularis,namun itupun dalam jangka waktu yang sangat lamaa, 350 tahun (bandingkan dengan yang 25 tahun...), sudah begitu tidak tahan lama (bandingkan dengan yang tanpa cara2 sekularis). 

Mas, Islam itu indah... Berapa banyak orang yang kaya tapi hidupnya tidak tenang karena menerapkan cara2 sekularisme tersebut. Berapa banyak orang yang sengsara akibat diterapkannya sistem sekular yang mas bilang perlu itu. Berapa banyak korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan akibat memisahkan nilai2 agama dalam berpolitik. Berapa banyak UU yang merugikan Indonesia dan mengokohkan hegemoni barat terhadap indonesia (seperti UU MINERBA, PMA, BHP???). Bahkan hutang luar negeri, ytang menerapkan sistem sekular itu, membuat bangsa ini hanya dikasih &#039;jatah&#039; 20% APBN, belum termasuk pajak korupsi dari pemerintah. Akibatnya apa? Bangsa ini selalu, maaf, GOBLOK, dan JAUH tertinggal dari bangsa2 asing. Apakah mau kita, maaf, GOBLOK terus???

Masku yang budiman, coba kita kaji kembali ya, jika mas banyak membaca. Yahudi juga dulu begitu, memberikan opini dan meyakinkan orang bahwa RIBA itu tidak mengapa diterapkan asalkan TIDAK berlipat2. Padahal, jelas dalam Alquran tertulis ALLAH MENGHARAMKAN (BERBAGAI JENIS) RIBA dan MENGHALALKAN JUAL BELI. Akibatnya bagi yang bilang riba gpp, banyak dari mereka, pemain saham, yang pagi harinya pergi dengan Marcedes Benz dan pakai Jas Exclusive, namun malam harinya pulang jalan kaki dan pakai celana dalam saja...Padahal, jelas2 BEI itu penuh dengan riba, judi, dan tipudaya.

Itu semua karena sekularisme, sudah terang2 dalam Alquran ALLAH mengutuk keras orang yang berjudi, memakan riba, dan memakan sesuatu yang haram. Tapi masih dilaksanakannya. Riba, judi, dan tipudaya itu HALAL hukumnya dalam sekularisme mas...

Satu lagi mas, kalo ngasih contoh jangan contoh orang2 jahiliyah dong... Mereka tidak kenal Islam, Islam merupakan agama penutup sekaligu penyempurna agama2 lainnya, termasuk agama NYIROROKIDUL...

Ingat ALLAH MAHAKUASA, MAHATAHU, MAHABENAR, dan MAHASEMPURNA. Pengetahuan hanya milik ALLAH, Kebenaaran dan Kesempurnaan juga hanya milik ALLAH. CARILAH KEBENARAN MELALUI ALQURAN (KITAB YANG MERUPAKAN KALAM TUHANMU) BUKAN KATA2 DALAM http://www.yourdictionary.com. Itu khan buatan manusia yang, maaf, sok tahu, padahal ALLAH-lah yang MAHATAHU. Saya sarankan kalau anda beropini, apalagi opini yang berkaitan dengan Islam harus ada dasar dari ALQURAN. Dan Ingat, ALLAH-lah yang akan selalu memelihara KEASLIAN ALQURAN hingga akhir zaman. Wallahua&#039;lam Bisshawab....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAAILAHAILLALLAH WALLAHUAKBAR!!!</p>
<p>Mas mulut yang saya hormati, berhati2lah dalam menyebarkan opini, Rasulullah pernah bersabda jagalah ketiga anggota tubuhmu yang utama dari  api neraka, mereka itu adalah mata, telinga, dan MULUT&#8230;</p>
<p>Saya setuju dengan pendapat2 komentator yang terakhir, sekularisme hanya akan mengokohkan orang semakin cinta dunia dan takut akan kematian.</p>
<p>Kalo boleh berpendapat, mas ini, dalam ilmu ekonomi, terkena Composition Fallacy (Kegagalan karena hanya paham setengah2), saya sarankan lebih banyak membaca ya mass jangan hanya baru paham satu sumber langsung memberikan pendapat&#8230; Karena di jaman SEBELUM SEKULERISME ini ada, banyak alim ulama Islam menciptakan hal2 yang jauh lebih luar biasa, contohnya ALJABAR. Ilmu ini, mungkin kalo belum ada, si sekuler2 yang mas banggakan itu belum bisa nyiptain komputer, hape, apalagi tivi yang ada acara bolanya&#8230;Kebetulan saja mereka menciptakan dari yang sudah ada dasarnya dan dilakukan pada jaman Sekularisme ini.</p>
<p>Mungkin satu lagi contoh, ada cendikiawan Indonesia yang menemukan bahwa umur alam semesta ini tiga kali lebih tua deri umur bumi. Ia dapatkan itu dari ALQURAN. Kebetulan setelah mencari2 informasi lebih lanjut, para astronom barat (yang sekuler itu) baru2 ini melakukan penelitian yang sudah puluhan tahun lamanya dan menyatakan bahwa alam semesta ini umurnya 3 kali lebih tua daripada bumi. Wah, sama??? Itu sudah ratusan tahun lamanya diungkap dalam ALQURAN. Canggih mana???</p>
<p>Yahudi itu identik dengan SEKULARISME, LIBERALISME, KAPITALISME, dan DEMOKRASI. Sekularisme yang mas anggap perlu itu sama sekali gak perlu&#8230; (Bukannya mau mendiskreditkan Yahudi, tapi memang merekalah yang menggagas itu dan bahkan mendirikan JIL di Indonesia&#8230;)</p>
<p>Coba lihat AA Gym, ia TIDAK menggunakan prinsip2 sekuler, perusahaannya ada 19!!!  Bahkan pernah, ia tidak punya modal apa2 malah dapat untung dengan menerapkan bisnis yang &#8216;Beragama&#8217;. Masih banyak orang2 sukses yang menerapkan nilai2 agama dalam segala aspek kehidupannya.</p>
<p>Contohnya lagi Rasulullah, beliau TIDAK pernah menerapkan sekularisme, namun pengaruh kekuasaannya terasa ke seluruh jazirah Arab dalam jangka waktu +/- 25 tahun kenabiannya TANPA menggunakan cara2 sekularis. Bandingkan dengan penjajah seperti Amerika atau Belanda-lah yang pernah ngejajah kita, mereka memang dapat menguasai Indonesia dengan caara2 sekularis,namun itupun dalam jangka waktu yang sangat lamaa, 350 tahun (bandingkan dengan yang 25 tahun&#8230;), sudah begitu tidak tahan lama (bandingkan dengan yang tanpa cara2 sekularis). </p>
<p>Mas, Islam itu indah&#8230; Berapa banyak orang yang kaya tapi hidupnya tidak tenang karena menerapkan cara2 sekularisme tersebut. Berapa banyak orang yang sengsara akibat diterapkannya sistem sekular yang mas bilang perlu itu. Berapa banyak korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan akibat memisahkan nilai2 agama dalam berpolitik. Berapa banyak UU yang merugikan Indonesia dan mengokohkan hegemoni barat terhadap indonesia (seperti UU MINERBA, PMA, BHP???). Bahkan hutang luar negeri, ytang menerapkan sistem sekular itu, membuat bangsa ini hanya dikasih &#8216;jatah&#8217; 20% APBN, belum termasuk pajak korupsi dari pemerintah. Akibatnya apa? Bangsa ini selalu, maaf, GOBLOK, dan JAUH tertinggal dari bangsa2 asing. Apakah mau kita, maaf, GOBLOK terus???</p>
<p>Masku yang budiman, coba kita kaji kembali ya, jika mas banyak membaca. Yahudi juga dulu begitu, memberikan opini dan meyakinkan orang bahwa RIBA itu tidak mengapa diterapkan asalkan TIDAK berlipat2. Padahal, jelas dalam Alquran tertulis ALLAH MENGHARAMKAN (BERBAGAI JENIS) RIBA dan MENGHALALKAN JUAL BELI. Akibatnya bagi yang bilang riba gpp, banyak dari mereka, pemain saham, yang pagi harinya pergi dengan Marcedes Benz dan pakai Jas Exclusive, namun malam harinya pulang jalan kaki dan pakai celana dalam saja&#8230;Padahal, jelas2 BEI itu penuh dengan riba, judi, dan tipudaya.</p>
<p>Itu semua karena sekularisme, sudah terang2 dalam Alquran ALLAH mengutuk keras orang yang berjudi, memakan riba, dan memakan sesuatu yang haram. Tapi masih dilaksanakannya. Riba, judi, dan tipudaya itu HALAL hukumnya dalam sekularisme mas&#8230;</p>
<p>Satu lagi mas, kalo ngasih contoh jangan contoh orang2 jahiliyah dong&#8230; Mereka tidak kenal Islam, Islam merupakan agama penutup sekaligu penyempurna agama2 lainnya, termasuk agama NYIROROKIDUL&#8230;</p>
<p>Ingat ALLAH MAHAKUASA, MAHATAHU, MAHABENAR, dan MAHASEMPURNA. Pengetahuan hanya milik ALLAH, Kebenaaran dan Kesempurnaan juga hanya milik ALLAH. CARILAH KEBENARAN MELALUI ALQURAN (KITAB YANG MERUPAKAN KALAM TUHANMU) BUKAN KATA2 DALAM <a href="http://www.yourdictionary.com" rel="nofollow">http://www.yourdictionary.com</a>. Itu khan buatan manusia yang, maaf, sok tahu, padahal ALLAH-lah yang MAHATAHU. Saya sarankan kalau anda beropini, apalagi opini yang berkaitan dengan Islam harus ada dasar dari ALQURAN. Dan Ingat, ALLAH-lah yang akan selalu memelihara KEASLIAN ALQURAN hingga akhir zaman. Wallahua&#8217;lam Bisshawab&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: muhamad zaid</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-510</link>
		<dc:creator>muhamad zaid</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 00:54:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-510</guid>
		<description>umat islam ketika dipimpin Umar bin Abdul Aziz menguasai 1/3 dunia dimana tidak ada 1orangpun yang mau menerima zakat (miskin) dengan menerapkan hukum islam di sana. Masihkah kita melupakan islam ketika negara kita mendekati kehancuran?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>umat islam ketika dipimpin Umar bin Abdul Aziz menguasai 1/3 dunia dimana tidak ada 1orangpun yang mau menerima zakat (miskin) dengan menerapkan hukum islam di sana. Masihkah kita melupakan islam ketika negara kita mendekati kehancuran?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hizburrahman</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-502</link>
		<dc:creator>Hizburrahman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 03:13:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-502</guid>
		<description>Dogma Sekularime menggiring orang menghamba pada dunia tanpa mau dibatasi dengan aturan moral dan agama, sehingga orang2 sekuler cenderung kotor penuh dosa dan kesalahan karena orientasi matrealistik telah mengantarkan para sekularis menghalalkan segala cara, bila memerlukan benda untuk kepentingan sehari2 itu baik tapi bila menghamba pada kebendaan duniawi secara total maka hal itu tidaklah perlu karna akan menjadikan pelakunya berlaku seperti hewan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dogma Sekularime menggiring orang menghamba pada dunia tanpa mau dibatasi dengan aturan moral dan agama, sehingga orang2 sekuler cenderung kotor penuh dosa dan kesalahan karena orientasi matrealistik telah mengantarkan para sekularis menghalalkan segala cara, bila memerlukan benda untuk kepentingan sehari2 itu baik tapi bila menghamba pada kebendaan duniawi secara total maka hal itu tidaklah perlu karna akan menjadikan pelakunya berlaku seperti hewan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Meong</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-266</link>
		<dc:creator>Meong</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 01:27:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-266</guid>
		<description>Janganlah kamu menjadi orang yang ikut-ikutan dengan mengatakan, kalau orang berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat kebaikan dan kalau mereka berbuat zalim, kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan, kami berbuat kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan, kami tidak akan melakukannya.
(HR. Attirmidzi)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Janganlah kamu menjadi orang yang ikut-ikutan dengan mengatakan, kalau orang berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat kebaikan dan kalau mereka berbuat zalim, kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan, kami berbuat kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan, kami tidak akan melakukannya.<br />
(HR. Attirmidzi)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kurtubi</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-250</link>
		<dc:creator>kurtubi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 15:42:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-250</guid>
		<description>Gile postingan iseng jadi seriuss.. dasar sekuler!
abis bingung mbak/mas .. masa mulut dower dipanggil mbak? heheh  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gile postingan iseng jadi seriuss.. dasar sekuler!<br />
abis bingung mbak/mas .. masa mulut dower dipanggil mbak? heheh  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: itsme231019</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-234</link>
		<dc:creator>itsme231019</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 00:13:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-234</guid>
		<description>Hai sahabatku, mulut, memang sih sekulerisme mempunyai watak bahwa persoalan negara tidak boleh dicampur adukan dengan persoalan agama. masing-masing berjalan pada jalurnya. makanya ide sekularisme ini ditentang oleh kalangan agama yang fundamentalis. karena kalangan ini berkeyakinan bahwa Islam tidak saja bermain pada domain agama, tapi juga domain kenegaraan. makanya muncul ide untuk mengislam kan negara (islamisasi negara). saya pikir, dalam ilmu pengetahuan pun banyak terjadi gerakan-gerakan islamisasi seperti psikolgi islam, ekonomis islam, atau kedokteran islam. jadi ada tambahan islam. negara pun kalau bisa harus negara islam. tapi kalau kita mau jujur, sesungguhnys apa yang kita nikmati selama ini seperti hp, teve, internet adalah buah dari sekulerisasi. betul gak. bahkan ada yang sampai mati-matian (mungkin juga ngutang) hanya karena ingin bisa beli hp. padahal hp muncul dari semangat sekulerisasi. hp tidak muncul dengan doa-doa tapi dengan penelitian. Saya merasa bahwa  ketakutan mereka terhadap sekulerisasi adalah generasi bangsa akan bobrok, tidak punya moral, karena dalam pandangan mereka, sekularisme tidak mengajarkan nilai-nilai moral yang nota bene adalah domain agama. dan mereka berfikir bahwa indonesia adalah mayoritas islam, jadi menurut mereka, gak salah-salah amat kalau punya keinginan negara berdasarkan islam. lalu bagaimana dengan kaum minoritas....
Masalah lain juga, orang pribumi di indonesia menjadi babu dinegri sendiri. sementara orang-orang non pribumi menguasai banyak lahan. maka terjadilah kesenjangan antara pribumi dan nonpribumi. Mulut juga tahu barangkali, minoritas di negri indonesia ternyata jauh lebih maju ketimbang mayoritas, setidaknya dari segi ekonomi. Saya rasa, baik negara sekuler maupun negara yang berlandaskan agama, punya satu tujuan yakni negara yang adil dan care sama rakyatnya. negara yang tidak korupsi...soalnya negara kita terlalu banyak dikontrol oleh mereka yang bermental kerdil dan suka..maaf..mencuri uang rakyat....sebuah tindakan yang tidak terhormat.
Saya pikir, sekularisasi memang perlu, dan mudah-mudahan sekulerisasi ini merupakan semangat untuk memberantas korupsi dari pucuk hingga akar-akarnya. akhirnya tidak ada kata lain selain harus ada edukasi awarness bagi rakyat. sekian 
Ahmad</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai sahabatku, mulut, memang sih sekulerisme mempunyai watak bahwa persoalan negara tidak boleh dicampur adukan dengan persoalan agama. masing-masing berjalan pada jalurnya. makanya ide sekularisme ini ditentang oleh kalangan agama yang fundamentalis. karena kalangan ini berkeyakinan bahwa Islam tidak saja bermain pada domain agama, tapi juga domain kenegaraan. makanya muncul ide untuk mengislam kan negara (islamisasi negara). saya pikir, dalam ilmu pengetahuan pun banyak terjadi gerakan-gerakan islamisasi seperti psikolgi islam, ekonomis islam, atau kedokteran islam. jadi ada tambahan islam. negara pun kalau bisa harus negara islam. tapi kalau kita mau jujur, sesungguhnys apa yang kita nikmati selama ini seperti hp, teve, internet adalah buah dari sekulerisasi. betul gak. bahkan ada yang sampai mati-matian (mungkin juga ngutang) hanya karena ingin bisa beli hp. padahal hp muncul dari semangat sekulerisasi. hp tidak muncul dengan doa-doa tapi dengan penelitian. Saya merasa bahwa  ketakutan mereka terhadap sekulerisasi adalah generasi bangsa akan bobrok, tidak punya moral, karena dalam pandangan mereka, sekularisme tidak mengajarkan nilai-nilai moral yang nota bene adalah domain agama. dan mereka berfikir bahwa indonesia adalah mayoritas islam, jadi menurut mereka, gak salah-salah amat kalau punya keinginan negara berdasarkan islam. lalu bagaimana dengan kaum minoritas&#8230;.<br />
Masalah lain juga, orang pribumi di indonesia menjadi babu dinegri sendiri. sementara orang-orang non pribumi menguasai banyak lahan. maka terjadilah kesenjangan antara pribumi dan nonpribumi. Mulut juga tahu barangkali, minoritas di negri indonesia ternyata jauh lebih maju ketimbang mayoritas, setidaknya dari segi ekonomi. Saya rasa, baik negara sekuler maupun negara yang berlandaskan agama, punya satu tujuan yakni negara yang adil dan care sama rakyatnya. negara yang tidak korupsi&#8230;soalnya negara kita terlalu banyak dikontrol oleh mereka yang bermental kerdil dan suka..maaf..mencuri uang rakyat&#8230;.sebuah tindakan yang tidak terhormat.<br />
Saya pikir, sekularisasi memang perlu, dan mudah-mudahan sekulerisasi ini merupakan semangat untuk memberantas korupsi dari pucuk hingga akar-akarnya. akhirnya tidak ada kata lain selain harus ada edukasi awarness bagi rakyat. sekian<br />
Ahmad</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: itsme231019</title>
		<link>http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-223</link>
		<dc:creator>itsme231019</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 12:47:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mulut.wordpress.com/2007/11/29/sekulerisme-itu-perlu/#comment-223</guid>
		<description>Salam selalu buat teman-teman. Sekularisasi itu memang perlu. Saya setuju bahwa komputer yang kita nikmati, hp yang kita sayangi merupakan produk dari semangat sekularisme. saya kok tidak habis pikir kenapa orang-orang yang menolak sekularisme tapi barang-barang yang merupakan produk dari sekularisme justru disukainya, apakah itu tidak menunjukkan bahwa ada semacam sikap hipokrisi atau ada semacam standar ganda. hiduplah dengan  jujur, kalau memang gak suka sekularisme, kenapa harus menyukai komputer atau hp. sekian deh dari saya.
Ahmad. Saudi Arabia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam selalu buat teman-teman. Sekularisasi itu memang perlu. Saya setuju bahwa komputer yang kita nikmati, hp yang kita sayangi merupakan produk dari semangat sekularisme. saya kok tidak habis pikir kenapa orang-orang yang menolak sekularisme tapi barang-barang yang merupakan produk dari sekularisme justru disukainya, apakah itu tidak menunjukkan bahwa ada semacam sikap hipokrisi atau ada semacam standar ganda. hiduplah dengan  jujur, kalau memang gak suka sekularisme, kenapa harus menyukai komputer atau hp. sekian deh dari saya.<br />
Ahmad. Saudi Arabia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
