Susahnya untuk konsisten

Welgedewelbeh

Beberapa waktu lalu dua tulisan mulut (PKS, Muhhamadiyah, FPI, NU, Jamaah Islamiyah,salafi,hizbutahrir,wahabi aliran tersesat dan Gusdur menyesatkan kita ke jalan yang benar) dapat komen yang “panjaaaang” sekale. Kata “panjang” ditulis pake tanda kutip soalnya bukan komen yang berupa artikel panjang tapi hanya satu kata yang dicopy paste berulang-ulang atau biasa dikenal dengan nge-flood. Nggak tanggung-tanggung si komentator (yang ber-nick name Salaman AlJazuli) copy paste sebanyak 107 kali di tulisan pertama, dan 146 kali di tulisan kedua. Mungkin ketularan dengan si Salaman AlJazuli, Ust.Muhammad Rachmat juga ngopi paste komennya sebanyak 15 kali.

Secara pribadi mulut nggak masalah dengan isi dan model komen kayak begituan. Toh nanti orang-orang juga pada tahu, seperti apa sih kualitas orang kayak mereka itu. Komen ini juga membuat mulut teringat lagi atas disclaimer yang telah mulut buat yang menyatakan :

Andapun toh bisa menyetujui ataupun tidak menyetujui pikiran-pikiran mulut, mengkritiknya atau bahkan menghinanya dengan bebas.

Dari sini mulut jadi mikir lebih dalam tentang sikap konsisten. Hmmmmhm …..

Baca lebih lanjut

Iklan